Sabtu, 16 Mei 2015

Pengajaran Pertemuan 3

*Detail Pengajaran
Kelas                            : TK A dan TK B
Tanggal                       : Jumat, 15 Mei 2015
Waktu Pengajaran    : Pkl. 08.00 – Pkl. 10.30
Tema                           : Kehidupan di Desa


Tema pengajaran minggu ini adalah “Kehidupan di Desa”. Seperti biasa, saya bertugas untuk membuat latihan dan dokumentasi, Catherine menyiapkan snack dan permen, Ivan menyiapkan printout dan fotocopy materi. Kemarin kami hadir lengkap bertujuh, namun ternyata anak-anak yang datang hanya 7 orang saja (2 anak TK B dan 5 anak TK A), yaitu Qilla, Habibie, Rajwa, Alifa, Arya, Rani, dan Dewi. Mungkin karena efek libur hari kamis dan sabtu yang jumatnya kejepit jadi banyak anak yang tidak masuk. Hari itu terdapat 1 anak baru yang ingin beradaptasi, ialah Arya. Dia menangis terus padahal pelajaran belum dimulai. Ya mungkin karena dia baru dan belum terbiasa dengan situasi dan kondisi, serta belum kenal banyak anak lainnya.

Suasana sebelum Pengajaran Dimulai
Sebelum pengajaran dimulai, seperti biasa kita membentuk lingkaran untuk bernyanyi, berkenalan, dan bermain bersama, serta tidak lupa untuk berdoa. Setelah itu, pengajaran pun dimulai. Karena jumlah anak yang sedikit, jadi kita hanya menggunakan 1 kelas saja.
 
Saya Mendampingi Qilla untuk Belajar
Suasana Pengajaran di Kelas
Pengajaran kita mulai dengan belajar membaca dan menulis. Materi sudah disiapkan, yaitu berupa aktivitas dan pekerjaan di desa yang dibuat ke dalam latihan berupa gambar dan tulisan. Kebetulan jumlah anak dan jumlah pengajar sama persis, yaitu 7 orang. Jadi masing-masing pengajar mendampingi 1 orang anak untuk diajari membaca dan menulis. Sesi selanjutnya adalah mewarnai gambar petani yang sedang mencangkul di ladangnya. Kakak-kakak pengajar pun juga ikut mewarnai. Setelah selesai mewarnai, kita beristirahat bersama selama 15 menit.
 
Foto Saya bersama Qilla dan Hasil Mewarnainya
Setelah selesai beristirahat, dilanjutkan sesi terakhir yaitu bercerita. Saya menceritakan tentang kisah petani di jagung yang inti ceritanya adalah jangan mengambil sesuatu yang bukan hak kita, jika kita tetap bersabar dan terus berusaha, pasti suatu saat kita akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan kebajikan yang kita kerjakan. Kita pun bertanya kepada anak-anak seputar cerita tersebut dan tampaknya mereka semua mengerti ceritanya. Oh iya, saat itu Bu Ella selaku Kepala Sekolah datang dan melihat pengajaran kita. Beliau sangat baik dan ramah. Sebelum meninggalkan kelas dan pulang ke rumah, kita berdoa terlebih dahulu dan selesailah pengajaran hari itu.

Hasil Mewarnai anak-anak TK A dan TK B










Binus University – CB3 : Interpersonal Development, Meeting 3

Andre Jonathan - 1701293351

Tidak ada komentar:

Posting Komentar